Header Ads

Wujudkan Generasi "Anak Kolong" Berkualitas, Yonarmed 12/Divif 2 Kostrad Undang Konsultan Pengasuhan Anak

Eri Kuncoro narasumber


Ngawi - Guna mewujudkan generasi berkualitas, berbagai upaya dilakukan Yonarmed 12 Kostrad dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pola pengasuhan dan pendidikan anak. Untuk itu, beberapa pakar pun sengaja di datangkan oleh satuan dibawah kendali Mayor Arm Ronald F Siwabessy, S.E., M.A., tersebut guna memberikan pengetahuan serta pemahaman terhadap bagaimana cara mengasuh anak. 

Seperti yang berlangsung di aula Armed 12/Divif 2 Kostrad, prajurit dan Persit Yonarmed 12 Kostrad menerima penyuluhan tentang pola asuh anak dari Bapak Eri Kuncoro yang merupakan konsultan dan pemerhati pendidikan anak, Ngawi, Jawa Timur, Jum’at (28/6/2019). 



Dihadapan 500 prajurit dan istri prajurit, Bapak Eri Kuncoro menjelaskan, parenting atau pola asuh anak adalah suatu proses untuk meningkatkan dan mendukung perkembangan fisik, emosional, sosil, finansial, dan intelektual seorang anak sejak bayi hingga dewasa. 

"Setiap anak yang dilahirkan adalah pesona yang hebat ungkap Eri namun, perkembangan kecerdasannya sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan pola asuh yang ia terima dari lingkungan, terutama orang tua," terangnya. 

Lebih lanjut, Eri menambahkan, Ortu merupakan guru pertama untuk anak dalam mempelajari banyak hal, baik secara akademik maupun kehidupan secara umum. Itulah mengapa, Ortu punya tanggung jawab besar dalam memberikan asuhan yang tepat untuk anak," tandasnya. 



Dalam hal itu, Ortu harus memahami 3 kondisi penghalang beserta solusinya agar mampu melaksanakan pola pengasuhan dengan baik. Tiga tipe kekeliruan orangtua dalam pengasuhan, pertama, unexperienced sydrome, sebagian besar baru menangani anak setelah memiliki anak, belum punya pengalaman mengasuh anak. Kedua, unexpected action, tindakan yang tidak diharapkan namun terjadi, misalnya : bentak, cubit, jewer dll dan ketiga, accidental crime, tindakan yang diluar batas kemanusiaan dilakukan terhadap anak di saat anak sedang butuh-butuhnya perhatian dan kasih sayang.

“Nah, terkait 3 hal tersebut, Ortu harus dibimbing dan diarahkan,” jelas Eri.

Senada, Danyonarmed 12 Kostrad Mayor Arm Ronald F Siwabessy, S.E., M.A., menyampaikan bahwa sikap dan pengetahuan orang tua adalah salah satu faktor krusial yang akan turut menentukan masa depan anak, selain dari pribadi anak itu sendiri.


“Anak tidak hanya harapan orang tua, tetapi juga harapan untuk masa depan bangsa, oleh sebab itu perlu disiapkan agar kelak menjadi manusia yang berkualitas dan berguna bagi diri dan lingkungannya,” ungkapnya.

Ronald F Siwabessy, S.E., M.A. menegaskan bahwa anak dan keluarga beserta segenap permasalahannya turut menjadi perhatian kedinasan militer, “Dasar pemikirannya, jika pola pengasuhan benar dan keluarga harmonis tentu prajurit akan berdinas dengan baik dan optimal serta minim pelanggaran,” tambahnya. (Pendiv2)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.