Header Ads

Penasehat Pertahanan Inggris, Berikan Apresiasi dan Penghargaan kepada Satgas Indobatt TNI Konga XXIII-M/UNIFIL

Penasehat Pertahanan Senior Inggris untuk Timur Tengah, Berikan Apresiasi dan Penghargaan terhadap peran Satgas Indobatt TNI Konga XXIII-M/UNIFIL Di Lebanon 


Lebanon, kskindonesia.net - Lieutenant General Sir John Lorimer, Penasihat Pertahanan Senior Inggris untuk Timur Tengah dengan didampingi duta besar Inggris untuk Libanon, Chris Rampling dan delegasi yang menyertainya melakukan peninjauan ke daerah operasi Satgas Indobatt TNI Konga XXIII-M/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) di Lebanon Selatan, Selasa (23/7). 



Kehadirannya disambut oleh Komandan Sektor Timur (Seceast CO) UNIFIL Brigadier General Rafael Colomer Martinez dan Komandan Satgas Indobatt TNI Konga XXIII-M/UNIFIL Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya di UNP 9-63 Kompi Alfa, salah satu Kompi dari Indobatt. Dansatgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/UNIFIL Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya menjelaskan kunjungan ini merupakan rangkaian dari kegiatan resminya di Lebanon, setelah sehari sebelumnya melaksanakan pertemuan dengan Presiden Lebanon Michel Aoun di Beirut. 



“Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan situasi terkini antara Lebanon dan Israel khususnya wilayah Blue Line yang merupakan garis demarkasi perbatasan antara Lebanon dan Israel, dimana pasukan Indobatt Garuda bertugas sebagai pasukan perdamaian,” tutur Dansatgas. 



Ditambahkan pula Arfa, Letnan Jenderal Sir John Lorimer bersama rombongan selain meninjau markas Kompi Alfa Satgas Indobatt di UNP 9-63 juga mengunjungi hot spot yang menjadi pusat pengamanan daerah Blue Line yaitu Temporary Post 37 atau lebih dikenal dengan sebutan TP 37 yang merupakan poros pengamanan yang menjadi tanggung Jawab Satgas Indobatt TNI Konga XXIII-M/UNIFIL. 

Setelah peninjauan tersebut Penasihat Pertahanan Senior Inggris untuk Timur Tengah sangat kagum dan berterima kasih terhadap peran penting yang diberikan pasukan Indobatt Garuda dengan bersikap imparsial, tanpa memihak serta berani mengambil resiko berdiri ditengah-tengan konflik antara pasukan LAF (Lebanese Armed Force) dan IDF (Israel Defence Forces), siap berkorban dalam mengatasi ketegangan yang terjadi diantara kedua negara tersebut khususnya saat Israel melaksanakan pembangunan T-Wall dan menemukan Tunnel. 



Sebelum menghakhiri kunjungannya di daerah operasi pasukan Garuda, Sir John Lorimer memberikan penghargaan berupa “Coin” kepada Komandan Satgas Letkol Inf Arfa Yudha Praseya sebagai wujud apresiasi yang diberikan United Kingdom (UK) kepada Satgas Indobatt yang telah berhasil menjamin perdamaian di daerah Blue Line Lebanon Selatan, khususnya saat terjadi ketegangan antara Lebanon dan Israel beberapa bulan lalu. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Deputy Director Division of Political dan Civil Affairs UNIFIL Mr. Neeraj Singh yang ikut serta memberikan penjelasan tentang Blue Line (Garis Demarkasi yang membatasi Lebanon dan Israel) dan pembangunan T-Wall (tembok pemisah) di sepanjang Blue Line. (Pendiv2)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.