Header Ads

My Story





Oleh : Lija Urwati Luska (Sumatera Barat)

Saat kau mengatakan rasa dalam perasaanmu padaku... 

Aku hanya merasa itu adalah bualan sebagai bentuk candaan padaku... 
Namun kau selalu berkata bahwa itu adalah keseriusan bahwa kau benar-benar mencintaiku... 
Aku hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata apa-apa...

Kau slalu menyakinkanku bahwa kau cinta padaku... 
Walaupun aku mulai menyadari bahwa setiap bisikan kata-kata dari telphone itu membuatku merasa tak bisa menolaknya bahkan tak bisa untuk mencoba menyakitinya...
Kau siram terus hatiku dengan rasa cintamu dan ketulusan serta sabarmu atas kecuekanku... 


Hingga tanpa aku sadari aku bisa sayang dan mencintaimu...
Lama sudah kisah kita ukir, hingga kita mulai memikirkan tujuan dari sebuah hubungan ini... 

Banyak planing yang kita susun rapi dan kita mulai melupakan masa lalu yang mungkin bisa membuat kita muak dan keki...

Hingga akhirnya kita tanamkan tekad untuk meraih planing itu...
Dan terbukti bahwa planing itu telah atau sudah mendekati kedalam genggaman...
Kau sering berkata bahwa aku adalah orang kedua tempatmu bersandar... 
Orang kedua yang kau sayangi dan kau cintai... 
Orang kedua tempat kau berkeluh kesah, tempat berdiskusi, tempat mengadu dan tempatmu untuk memberikanmu tongkat ketika kau mulai tertatih dalam ketertatihan...
Disaat orang yang paling pertama itu dipanggil Ilahi robbi, kau merasakan separuh nyawamu hilang dan separuh jiwamu melayang-layang... 
Dan sempat kau berkata bahwa kau belum bisa membuatnya bahagia, membuatnya bangga dan membuatnya merasa bahwa kau putri yang sangat di cintainya... 

Ingatlah bahwa kau telah memberikan apa yang tak pernah kau pikirkan sebelumnya, namun mungkin ia tak mengatakannya padamu...
Kini aku hanya bisa berkata "Berhentilah bersedih, berhentilah menangis, berhentilah merasa sendiri. 

Sebab masih ada hal yang penting untuk dikerjakan dan membuktikan bahwa kau adalah putri satu-satunya yang tak pernah mengecewakannya"...

Kini kau telah membuktikan apa yang ingin dia lihat selama ini, walaupun ia melihatnya di alam yang tak dapat kita jangkau... 
Teruslah berkarya... Teruslah berinspirasi... 
Teruslah melakukan apa yang harus kamu lakukan tanpa merasa tak bisa atau tak sanggup...
Tetaplah tersenyum walaupun kau bersedih... 
Tetaplah tertawa saat kau disakiti... 
Tetaplah mendo'akan dalam kebaikan walaupun kau di kecewakan... 
Tetaplah rendah hati walaupun kau disepelekan dan di sanjung-sanjung...

Di dedikasikan untukmu #SECRETONEHEART


Terimakasih telah membuatku jatuh cinta padamu
Terimakasih telah membuatku kagum atas rasamu
Terimakasih telah menghadirkan mimpi baru dalam duniaku
Terimakasih telah kau buat duniaku penuh dengan warna


Catatan: Mahasiswi IAIN BATUSANGKAR

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.