Header Ads

Wakil Bupati Bersama Satgas Hadiri Ibadah Peletakan Atap Pertama Gedung Gereja


Yowong, kskindonesia.net - Satu regu personel Satgas Yonif 713/Satya Tama Pos Skamto dengan pimpinan langsung Komandan Kompi tempur A Letda Inf K.P Simanjuntak menghadiri acara ibadah sekaligus pemasangan atap pertama Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klasis Syalom di Kp. Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom. Senin pagi (30/09/2019).

Sebelum acara pemasangan atap di mulai terlebih dahulu melaksanakan ibadah guna mewujudkan rasa syukur serta menjungjung doa agar diselamatkan dan diberi kelancaran selama pelaksanaan tersebut.


Menambahkan Simanjuntak selaku tamu undangan dari Satgas Yonif 713/ST menyampaikan "Dengan adanya pembangunan tempat ibadah ini diharapkan menjadi lebih baik serta memberi kenyamanan terhadap jemaat pada khusus yang sedang melaksanakan ibadah di Gereja Kristen Indonesia ini" ungkapnya.



Tidak hanya Danki, ada beberapa sambutan pun keluar dan tercetus dari wakil Bupati Keerom Pieter Gusbager "Pertama tama terimakasih kepada warga Kabupaten Keerom dan Pemerintahan Daerah yang begitu antusias membangun tempat ibadah ini,kalau hari ini Indonesia khususnya tanah Papua sedang bergejolak, kita selaku umat beragama agar selalu berdoa dan meminta kedamaian di Indonesia paling utama hati hati menggunakan media sosial (Wa,fb,instagram) dan jangan sebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya," tandasnya.


Kegiatan ini pun di hadiri sekitar 30 orang tamu ibadah dan hadir dalam kegiatan ibadah ini diantaranya Bpk Pieter Gusbager (Wakil Bupati Keerom), AKBP Muji (Kapolres Keerom), Mayor Inf Loedewyk Woria (Pabung Kab Keerom), Mayor(K) Chk Anna Yoku (Danramil 1701-04/Arso),Bpk Mambai (Kepala Dinas Kementrian Agama Kab Keerom), Bpk H. Bangun (Kadis Kominfo Kab. Kerom), Pendeta Geraldus, Pendeta Frans Maberasar S.TH (Ketua Klasis Keerom), Bpk Cris Sabah (Sekertaris Klasis) Diakhir pun Wakil Bupati menyampaikan "Akan dibangun secara permanen Pos Satgas di Arso 4 (tinggal menunggu keputusan dari Korem) untuk mengantisipasi pergerakan masa dan selalu mawas diri serta selalu berdoa," tutupnya. (Penrem172/PWY)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.